Camat Karangdowo Lepas Jalan Sehat dan Tabligh Akbar

Dalam mengisi Milad Muhammadiyah ke 103 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Karangdowo. Pengurus PCPM menggelar acara jalan sehat dan tabligh akbar, acara tersebut dilepas oleh Camat Karangdowo, Agus Suprapto. Agus Suprapto mengaku berterimakasih pada pengurus Muhamadiyah Karangdowo yang telah menggelar kegiatan ini, sehingga olahraga akan menyehatkan masyarakat, demikian juga kiprah beberapa sekolah dibawah binaan Yayasan Muhammadiyah telah turut mencerdaskan bangsa, dan diharapkan dapat terus ditingkatkan, pinta pak Camat. Kegiatan yang dimulai dari Lapangan Desa Munggung, Kecamatan Karangdowo, Klaten tersebut , juga terlihat banyak lambang Muhammadiyah, terutama para pelajar perwakilan dari sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di wilayah kecamatan karangdowo. Hadir juga Pengurus Muhammadiyah dan perwakilan dari beberapa sponsor acara. Ketua panitia, Santoso mengaku bersyukur atas banyaknya partisipasi dalam kegiatan tersebut, “Alhamdulillah di usia yang ke 103, Muhammadiyah sudah mempunyai banyak amal usaha yang tersebar di seluruh indonesia. Mari kita selalu ingat pesan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, Hidup-hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah.” Ujarnya. Selain Jalan Sehat dan Tablig Akbar, tak jauh dari lokasi digelar bakti sosial donor darah yang bekerjasama dengan PMI Cabang Klaten, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan DrumBand dari MIM Kupang dan MIM Karangwungu. Sebelum meninggalkan acara, Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum dan beberapa pengurus Muhammadiyah melempari sebuah gambar karikatur bertuliskan Lempari Koruptor yang telah disiapkan oleh panitia. “Ini merupakan simbol bahwa kita sangat membenci koruptor dan ini harus kita tanamkan pada generasi kita sejak kecil.” kata Santoso. Sementara Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum mengingatkan akan semakin kompleksnya tantangan dakwah yang dihadapi Muhammadiyah ke depan. “Suatu organisasi masyarakat yang bisa berumur hingga satu abad ini sungguh luar biasa, kita masih ingat saat pertama kali didirikan oleh KH Ahmad Dahlan ada beberapa organisasi serupa yang berdiri, namun saat ini sudah tidak ada. Apa kuncinya kira-kira? karena kita punya peran yang besar di masyarakat dan Muhammadiyah masih dibutuhkan oleh masyarakat, Muhammadiyah memainkan banyak peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, baik dalam dakwah, pendidikan, kesehatan, penyantunan sosial, ekonomi dan sebagainya Apa lambang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah? Matahari, kita pasti ingat dengan sebuah lagu, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia. Itulah Muhammadiyah, maka sudah sangat tepat bila pada Milad ini Muhammadiyah mengambil tema “Sang Surya Tiada Henti Menyinari Negeri”. Ke depan tantangan yang dihadapi Muhammadiyah akan semakin kompleks, terutama dalam 3 hal, yaitu FEW, apa saja itu? Food, Energy and Water.” Ujar beliau dalam materi tabligh akbar.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.