Peringatan 2 Tahun Erupsi Merapi, 200 Gunungan Dikirab

Sebanyak 200 Tumpeng siap dikirab dalam acara peringatan dua tahun erupsi Merapi, yang berlangsung di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang. Kirab tersebut melibatkan Paguyuban Kawulo Keraton Surakarta (Pakasa). Kepala bagian (Kabag) Humas, Pemkab Klaten, Herlambang Jaka Santosa, mengatakan dipilihnya Desa Balerante tersebut dikarenakan desa itu merupakan desa yang terkena dampak paling parah pada erupsi Merapi 2012 lalu. Saat itu puluhan rumah rusak dan terbakar akibat terkena wedus gembel. Selain melakukan kirab gunungan, acara tersebut juga dimeriahkan dengan pameran foto dan barang-barang sisa erupsi Merapi 2010 lalu. Rencananya beberapa produk batik khas dari Balerante juga akan dipamerkan dalam acara tersebut. Tak hanya itu pada acara tersebut juga akan dilakukan pementasan tarian tradisional gambyong dan kuda lumping. “Nantinya juga akan ada sambung rasa, dengan melibatkan, organisasi kemasyarakatan, Bupati, BPBD, SAR Klaten dan BPPTK Jogja. Sedangkan malam harinya akan dilakukan dzikir dan doa bersama untuk warga yang terdampak erupsi Merapi,” kata Herlambang. Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Klaten, Joko Rukminto, mengatakan pada peringatan erupsi Merapi tersebut, BPBD akan memberikan bantuan kepada relawan. Bantuan tersebut berupa peralatan Search and Rescue, untuk menunjang penyelamatan bagi relawan yang bertugas di Merapi. “Untuk memberikan bantuan tersebut dianggarkan uang Rp400 juta. Semoga nantinya peralatan tersebut bisa membantu para relawan saat Merapi kembali bergejolak,” ujar Joko.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.