Profil Desa Munggung

Munggung adalah desa dengan luas 122.5464 hektar yang terletak di perbatasan antara kecamatan Pedan paling timur dan Karangdowo paling barat. Munggung terdiri dari 28 RT dan 10 RW dan berbatasan dengan Desa Sentono di sebelah utara, Desa Bulusan di sebelah selatan, Desa Jatimulyo dan Ngaren, Pedan di Barat, dan Desa Karangdowo dan Ringinputih di timur. Beberapa dukuh yang ada di Desa Munggung antara lain, Munggung Timur, Munggung Barat, Pencil, karang, Bekakak, Gebang, Tegalsari, Kregolan, Semutan dan Banaran.

Dengan topografi tanah yang relatif datar di ketinggian ±110 m  dari permukaan laut, serta keadaan air tanah ±2-8 m, menjadikan daerah ini sangat cocok sebagai lahan pertanian. Hal ini juga didukung oleh banyaknya curah hujan (60 mm/tahun) serta suhu udara rata-rata 29® - 32®.

Kondisi tanah di Desa Munggung ini terdiri dari beberapa jenis tanah. Untuk bagian selatan (Bekakak) tediri dari tanah subur, sebagian terdiri dari tanah liat hitam dan tanah liat merah. Untuk kedua jenis tanah tersebut merupakan lahan kering yang digunakan untuk pertanian holtikultura dengan sistem pertanian tadah hujan.

Secara umum, sumber daya alam di Desa Munggung berada di sektor pertanian. Mayoritas masyarakat membuat pola tanam menanam padi pada waktu musim hujan dan menanam kedelai dan jagung pada musim kemarau. Tanah yang digunakan untuk lahan pertanian seluas 99.155 hektar. Hal ini membuat persentase pertanian menjadi yang paling besar di tata guna lahan.

Kondisi Sosial dan Budaya

Penduduk di Desa Munggung pada tahun 2009 tercatat berjumlah 2775 jiwa dengan rincian komposisi penduduk dewasa 2079, anak-anak 696 jiwa, penduduk lanjut usia 243 jiwa. Mayoritas penduduk Munggung bermatapencaharian sebagai petani dan buruh tani. Sedangkan yang lain berprofesi sebagai pedagang, karyawan swasta, pegawai negeri, dan sebagian kecil bekerja di perindustrian.

Berbagai macamnya latarbelakang profesi dan pendidikan, membentuk kultur masyarakat yang kental dengan gotong royong. Keanekaragaman latarbelakang ini menjadikan Munggung berpeluang untuk lebih maju.

Rata-rata tiap dukuh di Desa Munggung memiliki sarana ibadah, meliputi masjid dan mushola. Sedangkan sarana ibadah agama lain  tidak terdapat di sini karena mayoritas masyarakatnya beragama islam. Untuk menunjang pendidikan, di Desa Munggung terdapat sekolah dari TK hingga SMP.

Masyarakat di Desa Munggung menganut sistem kebudayaan jawa yang cukup kental. Umumnya mereka masih memegang teguh prinsip tata krama budaya jawa. Hal ini terlihat dari ciri khas kedesaannya yang masih kental. Beberapa aktivitas sosial yang menggambarkan kondisi ini dan masih berlangsung antara lain gotong royong, kumpulan pedukuhan selapanan (35 hari sesuai dengan kalender jawa), kelompok tani, karang taruna, PKK, yasinan, kondangan, dan lain-lain yang juga masih terpelihara sampai sekarang. Kebudayaan kesenian juga masih terpelihara di Desa Munggung, antara lain adanya kelompok wayang kulit, jaran kepang, campursari dan karawitan.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.